Mengintip Kegiatan Positif Untuk Mengisi Hari Libur Anak

Dummy

Liburan sekolah merupakan salah satu hal yang menyenangkan untuk anak. Setiap hari dalam berbulan-bulan berkutat dengan aktivitas seperti mengerjakan PR, belajar dan bangun pagi tentu membuat anak merasa jenuh. Karena itu Orang tua perlu merancang sesuatu untuk membuat liburan anak menjadi lebih menyenangkan. Merancang kegiatan liburan tentu menjadi salah satu agenda orang tua dalam menghadapi masa libur sekolah anak. Ada banyak referensi kegiatan yang bisa dilakukan tanpa harus mengeluarkan banyak biaya atau pergi liburan ke tempat yang jauh. Liburan yang menyenangkan pun bisa dilakukan di sekitar rumah dan tanpa budget yang berlebihan. Berikut ini merupakan tips mengisi liburan anak agar menyenangkan namun tetap sarat dengan manfaat

  1. Aktivitas Outdoor

Melakukan aktivitas di luar rumah menjadi salah satu kegiatan yang disenangi oleh anak-anak. Melakukan aktivitas outdoor pun bisa melatih anak untuk berinteraksi dengan orang lain, serta menumbuhkan jiwa sosial mereka. Bahkan, sikap kepedulian terhadap sesama pun bisa dibentuk melalui kegiatan ini. Setelah berbulan-bulan terjebak dengan rutinitas pekerjaan untuk orang tua dan sekolah untuk anak-anak, maka tidak ada salahnya untuk mengagendakan bermain di luar rumah bersama.

Hal ini mempererat hubungan antara orang tua dan anak, serta melatih kepekaan satu sama lain. Beberapa kegiatan outdoor seperti berenang, bersepeda, bermain bola di lapangan pun memuat kegiatan olahraga yang penting untuk masa pertumbuhan anak. Jangan biasakan anak hanya bermain gadget atau menonton film selama liburan, karena tentu akan berpengaruh negatif pada kesehatan anak. Banyak kegiatan di luar rumah yang bisa dicoba, apalagi saat ini sedang marak kegiatan-kegiatan outdoor bertema adventure.

  1. Berkunjung ke Museum

Museum bisa menjadi tempat belajar yang asik untuk anak-anak. Mengunjungi museum yang memiliki koleksi berbagai macam pengetahuan jelas bisa menambah wawasan anak dan memberikan hal-hal baru yang belum diketahui oleh anak. Jika anak menolak ke museum dengan alasan tempatnya membosankan dan seram, maka orang tua bisa mengajak anak untuk mencari referensi museum yang menarik minat anak. Bila perlu, orang tua bisa meminta bantuan pemandu museum untuk menemani berkeliling. Pemandu biasanya bisa menceritakan isi museum dengan menarik dan menyenangkan, sehingga anak bisa berimajinasi terhadap cerita dan informasi yang belum diketahui anak sebelumnya.

  1. Memasak Bersama

Jika tidak bisa menemukan aktivitas di luar rumah yang menarik, memasak bersama di rumah pun bisa menjadi alternatif kegiatan yang bisa dilakukan. Dengan memasak bersama, baik orang tua dan anak akan saling memunculkan komunikasi yang baik dan kompak. Selain itu, mengenalkan anak dengan dunia memasak dan hal-hal yang ada di dapur bisa memberikan anak sebuah pengetahuan tentang proses pembuatan makanan sehingga mengajarkan anak untuk tidak membuang-buang makanan. Perilaku syukur pun bisa ditanamkan melalui kegiatan ini dengan mengingat kondisi orang-orang di luar sana yang masih kesusahan untuk mendapatkan makanan karena berbagai hal. Diskusikan dengan anak menu yang ingin dibuat. Biarkan anak mengenal langkah-langkah memasak sehingga melatih kreatifitas dan pola pikir mereka dalam merencanakan sesuatu.

Untuk orang tua, setelah melakukan segala aktivitas di atas, anak pasti akan kotor. So biarkan ia mandi terlebih dahulu sepulang sekolah. Jangan lupa berikan DOREMI THOMAS & FRIENDS yang terdiri dari body wash dan shampoo anak saat mereka mandi. Busanya yang melimpah dan aroma buah-buahan segarnya, pasti disukai anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *